Oleh: ALIBORON | 2 November 2010

Prediksi Idul Adha di Arab Saudi dan Indonesia

IDUL ADHA DI ARAB SAUDI.

GURU-GURUKU

GURU-GURUKU

Pada 29 Dzulqadah 1431 H dari kota Makkah ijtima (conjunction) akan terjadi 6 Nopember 2010 pukul 07.52. Matahari terbenam pukul 17:42:12 di azimut 253° 3′ 5.2″, bulan terbenam pukul 17:46:44 di azimut 247° 13′ 33.3″. Matahari lebih dahulu tenggelam 4 menit 32 detik. Saat matahari terbenam tinggi hilal 0° 32′ 45.4″. Di beberapa kota lainnya ketinggian bulan saat sunset: Jeddah 0° 33′ 20.1″, Madinah 0° 13′ 14.1″, Thaif 0° 33′ 6.9″, Tabuk -0° 7′ 8.8″, Riyadh 0° 1′ 53.2″. Berdasarkan kalkulasi (hisab) di atas hilal telah wujud, namun secara astronomi pada ketinggian di atas tidak mungkin dirukyah (dilihat). Mengingat Arab Saudi menggunakan metode rukyah, maka akan dilakukan istikmal, yaitu bulan Dzulqadah disempurnakan menjadi 30 hari dan 1 Dzulhijjah di Arab Saudi akan jatuh pada 8 Nopember 2010 M. Dengan demikian Idul Adha (10 Dzulhijjah 1431H) di Arab Saudi jatuh pada Rabu 17 Nopember 2010 M dan Wukuf di Arafah dilaksanakan 16 Nopember 2010. Insya Allah.

IDUL ADHA DI INDONESIA,

Di Indonesia Idul Adha 1431 H berpotensi kembar. Dari Kota Banjarmasin : Konjungsi (ijtima) akhir Dzulqa’dah 1431 H jatuh pada Sabtu 6 Nopember 2010 M pukul 12:52 WITA. Matahari tenggelam lebih awal dari bulan. Sun set 18:11 Wita, moon set 18:16 Wita, elongasi (sudut lengkung) matahari-bulan 4° 45´, azimut bulan saat sun set 249° 35´, tinggi hilal di Banjarmasin saat sun set 0° 38′ 24″. Ketinggian hilal rata-rata dari seluruh kota di Indonesia di bawah 2 °, belum memenuhi kreteria imkan a-Rukyah. Dalam kaitan penetapan awal Dzulhijjah 1431 H hilal berada dalam posisi kritis (antara 0° s.d 2°). Hilal telah wujud namun tidak mungkin dirukyah . Dengan demikian dapat diprediksikan bahwa Muhammadiyah dengan kreteria wujud al-Hilal akan menentapkan 1 Dzulhijjah pada 7 Nopember 2010 M dan beridul Adha Selasa 16 Nopember 2010 M, sementara NU dan Pemerintah menetapkan Idul Adha Rabu 17 Nopember 2010 M. Insya Allah.

Keterangan:

Pada tanggal 6 Nopember 2010 M,

Daerah merah: Mustahil hilal terlihat, Putih hilal tidak mungkin terlihat, Biru: perlu batuan sarana optik untuk terlihat, Pink: mungkin terlihat dengan bantuan alat optik, Kuning: Dapat terlihat dengan mata telanjang asalkan cuaca bagus. Hijau: Sangat mudah dilihat.

By:Akhmad Syaikhu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: