Oleh: ALIBORON | 9 November 2010

Evolusi Konsep Geometrik Bentuk Bumi

Ide-ide awal mengenai “gambaran” atau bentuk geometrik fisik bumi sebagai implementasi dari konsep-konsep mengenai bumi telah berevolusi dari abad ke abad. Bentuknya-bentuk bumi hasil evolusi tersebut antara lain adalah tiram, lempeng datar, kotak persegi panjang, piringan lingkaran, bola, buah jeruk (orange) dan ellips putar.

Tiram. Tiram/oyster atau cakram datar yang terapung dipermukaan laut (konsepsi bumi dan alam semesta menurut bangsa Babilon  yang berkembang di sekitar  2500 tahun SM).

Lempeng Datar. Konsep demikian dikemukakan oleh Hecateus, bangsa Yunani kuno sekitar  500 SM

Kotak Persegi Panjang. Anggapan para geograf Yunani kuno pada  500 SM  hingga awal 400 SM.

Piringan Lingkaran. Konsep piringan lingkaran atau cakram berkembang berkembang dalam bangsa Romawi.

Bola. Bangsa Yunani Kuno, Pythagoras (495 SM), Aristoteles membuktikan bentuk bola bumi  dengan enam argumennya (340 SM), Archimemdes (250 SM), Erastosthenas (250 SM).

Buah Jeruk Manis/Orange. Dikemukakan oleh ahli fisika  Huygens (1629-1695 dan Isaac Newton (1643-1727)

Ellips Putar. Dikemukakan oleh French Academy of Sciences (didirikan 1666).

Dengan adanya pegepengan pada kedua kutubnya (sehingga menyebabkan  besar jari-jari kea rah ekuator lebih panjang dari pada yang ke arah kutub), maka nilai-nilai pengamatan bentuk bumi menghasilkan perbedaan-perbedaan  nilai panjang sekitar 20 km antara panjang jari-jari rata-rata bumi (ke arah ekuator) dengan jarak dari pusat bumi ke kutub (Perhatikan selisih antara nilai-nilai setengah sumbu panjang (a) dengan setengah sumbu pendek (b) ellipsoid referensi).

Gb. 1

Referensi Ellipsoid

Hasil-hasil pengamatan yang terakhir ini membuktikan  bahwa model geometrik yang paling tepat untuk merepresentasikan  bentuk bumi adalah adalah ellipsoid (ellips putar). Model-model bentuk bumi ellipsoid ini sangat diperlukan  untuk hitungan-hitungan jarak dan arah (terkadang beberapa pihak menyebutnya  sebagai: sudut jurusan, azimuth, bearing, atau heading) yang akurat dengan jangkauan yang sangat jauh.Sebagai contoh, Reciever GPS (juga sistem atau perangkat Loran-C sebagai pendahulunya) untuk memenuhi kebutuhan navigasi menggunakan model bumi ellipsoid dalam menentukan posisi-posisi pengguna atau target-target yang kemudian ditentukan.

Walaupun demikian, model-model bentuk bumi sebagai bidang datar terkadang juga masih digunakan  hingga saat ini untuk kebutuhan praktis seperti halnya plane surveying untuk jarak-jarak (alat ukur dan target) pengukuran cukup pendek (kurang dari 10 km) sehingga kelengkungan bumi dapat diasumsikan tidak berpengaruh dan dapat diabaikan. Sementara itu, di lain pihak, model-model bentuk bumi bulat atau  bola terkadang juga masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan navigasi dengan jarak-jarak pendek atau sebagai bentuk pendekatan karena sebenarnya model-model bumi bola juga masih belum berhasil di dalam usahanya memodelkan bentuk bumi secara penuh (realitas).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: