Oleh: ALIBORON | 29 November 2010

Gerhana Matahari Sebagian di Awal Tahun 2011

Gerhana Matahari Sebagian (Partial Solar Eclipse) akan terjadi di awal tahun nanti,  tepatnya tanggal 4 Januari 2011. Ini adalah peristiwa gerhana pertama yang  terjadi di tahun 2011 dari empat gerhana matahari sepanjang tahun itu. Gerhana matahari ini termasuk gerhana sebagian (partial) karena tidak seluruh permukaan matahari akan tertutup oleh bulan.

Pusat gerhana  4 Januari 2011 terletak  di daerah  sekitar koordinat  64° 43′ N  dan 21° 39′ E, yaitu di sebelah timur Kota Skelleftea  Swedia? Dari titik inilah gerhana terbesar dapat disaksikan.

Dari titik pengamatan di Pusat Gerhana tersebut, hari itu sun rises pukul 11:31: 11 AM di azimuth 150° 57′ 40″, sementara  bulan rises 11:30: 13 AM di azimuth 151° 05′ 48″ di Rasi Sagitarius.

Konjungsi  terjadi sebelum terbit, yaitu pada jam 10 : 34 :44 AM waktu setempat. Matahari berada pada azimuth 138° 24′ 53″ pada ketinggian -04° 19′ 11″, dan bulan di azimuth  138° 55′ 30″ pada ketinggian -4° 11′ 30″. Saat itu piringan matahari pertama kali bersentuhan dengan piringan bulan.

Pusat gerhana atau gerhana terbesar  terjadi pada pukul 11: 44. Saat itu matahari berada  di azimuth 155° 26′ 12″ pada ketinggian 00° 34′ 37″, sementara bulan  berada di azimuth 155° 26′ 33″ pada ketinggian 00° 37′ 45″.

Peristiwa gerhana berakhir ditandai dengan lepasnya piringan bulan dan matahari yang terjadi pada pukul 13:11:02. Ketika itu matahari berada pada azimuth 173° 47′ 54″ pada ketinggian 02° 36′ 52″, dan bulan di azimuth  173° 17′ 44″ pada ketinggian  02° 45′ 16″.

MENGAPA TERJADI GERHANA?

Gerhana adalah peristiwa ketika masuknya suatu benda langit ke dalam bayang-bayang benda langit lain. Benda-benda langit yang mengorbit di ruang angkasa selalu memunculkan bayang-bayang akibat pancaran sinar matahari ke arahnya, seperti sebatang pohon selalu menimbulkan bayangannya ketika disinari matahari. Apabila suatu benda langit melintas di dalam bayang-bayang tersebut, maka terjadilah gerhana bagi benda langit tersebut. Dengan demikian gerhana tentu saja bukan hanya pada matahari dan bulan, tetapi juga bisa terjadi pada Venus, Jupiter, Saturnus dan benda-benda langit lainnya. Dihubungkan dengan peristiwa sehari-hari, ketika anda melintasi sebuah pohon dan tertimpa bayangan pohon itu, maka dapat dikatakan pada saat itu  “Anda sedang mengalami gerhana”.

WAWASAN FIQH

Dalam fikih, gerhana sering dibicarakan karena terkait dengan ibadah. Peristiwa gerhana merupakan waktu untuk mengerjakan salah satu salat sunnat, yaitu salat gerhana yang dalam fiqih termasuk sunnah Muakkad.  Mengingat Gerhana ini  dapat disaksikan di Erofa dan Afrika Utara, sedang dari Indonesia peristiwa gerhana ini tidak dapat disaksikan.

Seorang teman bertanya, bagaimana  jika peristiwa gerhana terjadi pada suatu tempat yang tidak bisa disaksikan, apakah sunnah bagi kita untuk melaksanakan shalat tersebut sementara dengan ilmu kita sudah dapat memprediksikan dengan baik?  Yang demikian itu tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah, maka menurut saya tidak perlu dan tidak sunnah untuk dilakukan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: