Oleh: ALIBORON | 22 April 2011

OPOSISI SATURNUS dalam Pembacaan Astronomi dan Astrologi

Oleh : Akhmad Syaikhu

Esok 4 April 2011 00:43 WIB, Saturnus beroposisi dengan matahari. Astrologi banyak menghubungkan oposisi saturnus dengan tragedi besar,  tetapi bagaimana konjungsi Saturnus dalam perspektif astronomi?

Saturnus, planet terbesar kedua dalam tata surya kita, tanggal 4 April pukul 00:43 WIB lusa akan beroposisi terhadap matahari. Dalam astronomi yang disebut dengan oposisi adalah ketika  suatu planet berada dalam satu garis lurus dengan bumi dan matahari. Istilah yang lebih populer adalah konjungsi (conjunction ) atau dalam ilmu falak disebut ijtima‘. Konsep demikian tidak sama persis yang disebut oposisi (opposition) dalam konsep astrologi, sebab oposisi dalam konsep astrologi tidak harus berada dalam garis yang benar-benar sejajar. Dalam astrologi konsep oposisi planet diberikan toleransi hingga beberapa derajat.
Ketika sebuah planet beroposisi tampilan optimal akan terjadi dilihat dari bumi. Suatu planet muncul pada tampilan terbesarnya dan paling terang di langit malam serta terlihat sepanjang malam. Itulah yang terjadi pada saturnus pada tanggal 4 April 2011 lusa. Oposisi Saturnus terjadi setiap tahun, tanggalnya mundur sekitar dua minggu dari setiap oposisi. Misalnya pada tahun 2010 oposisi terjadi tanggal 21 Maret, tahun 2011 terjadi tanggal 3 April dan pada oposisi 2012 akan terjadi pada tanggal 15 April 2012.
Perspektif Astronomi
Astronomi adalah sebuah sains murni yang mempelajari pergerakan, fisik, kandungan, dan proses evolusi benda-benda langit tanpa mengaitkannya dengan nasib dan peruntungan manusia baik secara individu maupun kolektif massal.  Astronomi melihat peristiwa oposisi planet dan matahari sebuah peristiwa biasa yang terjadi secara periodik. Tidak ada pengaruh apa-apa terhadap kehidupan manusia di bumi. Dalam konteks oposisi saturnus, satu-satunya hal yang menarik bagi astronomi adalah saat itu posisi saturnus berada lebih dekat dengan bumi sehingga pada saat malam hari Saturnus disaksikan lebih terang dari biasanya. Bagi astrofotografi merupakan momen terbaik untuk mengabadikan penampakan saturnus dari bumi. Selebihnya bagi astronomi tidak ada penjelasan yang logis untuk mengaitkan antara oposisi saturnus dengan berbagai tragedi yang terjadi di muka bumi sebagaimana keyakinan astrologi.
Perspektif Astrologi
Astrologi adalah ilmu yang mempelajari pergerakan benda-benda langit, seperti planet, bulan dan matahari, dan bintang-bintang yang efek posisi dan pergerakannya diyakini berpengaruh terhadap nasib dan peruntungan manusia di bumi secara individu maupun masyarakat. Momen-momen tertentu termasuk oposisi planet  juga diyakini memberi dampak terjadinya berbagai fenomena.
Dalam astrologi saturnus dianggap merupakan planet pembawa tragedi yang buruk. Sebagian besar peristiwa pembunuhan kepala negara dan aksi terorisme dihubungkan dengan oposisi saturnus. Beberapa peristwa dunia yang dihubungkan oleh astrologi yang melibatkan oposisi saturnus antara lain:

Gb. 4. Oposisi Saturnus 14 April 1865 yang dianggap astrologi sebagai pemicu tragedi pembunuhan Abraham Lincoln

Pembunuhan Abraham Lincoln 14 April 1865, saat itu planet  Saturnus beroposisi dengan matahari, selain oposisi Saturnus terdapat pula aktivasi Mars. Pembunuhan Martin Luther King 4 April 1968, saat itu terjadi konjungsi Saturnus Matahari, didukung pula oleh aktivasi pluto. Pembunuhan Anwar sadat 6 Oktober 1981, saat itu terjadi konjungsi Saturnus dan Matahari didukung pula dengan aktivasi mars. Pembunuhan Indira Gandhi  31 Oktober 1984, saat itu terjadi konjungsi saturnus dan konjungsi matahari, pluto dan banyak peristiwa lain yang dianggap oleh astrologi mendukung validitas simbolisme saturnus sebagai planet yang berkaitan dengan pembunuhan dan tragedi.
(Lihat: Taniputera Ivan, Astrologi dan Sejarah Dunia, Yogyakarta: A Plus Book 2009 h. 267-268). Bahkan dalam referensi tersebut terdapat daftar tabel pembunuhan negarawan-negarawan dunia (halamanl 407 – 438) dengan menempatkan saturnus sebagai penanggungjawab utama tragedi-tragedi itu.
Begitulah gambaran astronomi dan astrologi membaca fenomena langit oposisi saturnus.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: